Observasi Pedagang Kaki Lima di Solo

Pedagang kaki lima di daerah Solo bisa dikatakan cukup banyak. Salah satunya yang sangat terkenal dan khas di Solo yaitu adalah Hik, begitu sebutan yang melekat pada pedagang kaki lima yang biasanya berjualan makanan yang murah dan cukup beragam ini. Hik yang saya observasi adalah sebuah Hik yang berada di tengah kota Solo. Hik ini cukup terkenal, hal ini dapat dilihat dari ramainya pembeli yang ada di Hik tersebut. Pedagang Hik tersebut adalah seorang lelaki berumur sekitar 50an, bertubuh pendek, berkacamata kuno dan cukup tebal dan sedikit lusuh. Ia berjualan ditemani istri dan seorang anak perempuannya. Di Hik tersebut dapat dilihat berbagai macam makanan yaitu tahu goreng, tempe goreng dan beberapa macam gorengan lain, kemudian bermacam-macam sate, dari sate ayam, sate kerang, sate bekicot dan lain-lain, kemudian nasi goreng dan nasi sayur tumis yang dibungkus. Harga dari makanan tersebut relatif murah namun makanannya tidak kalah lezat dari makanan restoran. Selain makanan dagangannya, pedagang hik ini juga ditemani kompor arang dengan teko diatasnya, kemudian alat makan, pisau, kipas dan alat pemanggang. benda-benda tersebut adalah bagian-bagian penting dari proses menjajakan barang dagangan di Hik tersebut, contohnya adalah kegiatan yang sering dilakukan pedagang tersebut yaitu mengipasi kompor arang dan juga membakar makanan yang diminta pembeli untuk dipanggang agar hangat. Pedagang Hik ini dikenal ramah oleh pembelinya, ia sering mengajak bercengkrama dengan pembelinya, contohnya saja ia mengatakan “monggo mas/mbak” yang artinya sambutan bagi pembeli yang baru datang. Dengan ini pembeli merasa bahwa mereka disambut dan akan merasa penasaran untuk mencoba menu yang disajikan. Suasana dari Hik itu sendiri tidak begitu spesial, lampunya remang-remang karena hanya menggunakan lampu berdaya 5 watt namun tempatnya cukup bersih dan berada di tengah kota. Maka wajar saja jika Hik ini sering dikunjungi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s